Akhlak Yang Baik09.07.08

Dr. Abdullah Bin Muhammad As Sadhan, pernah menuliskan di dalam bukunya yang berjudul keajaiban wirid. Lalu sedikit membahas tentang perbuatan baik (aklakul karimah). “Sesungguhnya seorang mukmin yang berakhlak baik mempunyai derajat seperti derajat orang yang berpuasa dan seperti derajat orang yang mengerjakan sholat malam.” Serta “Seorang yang berakhlak baik berada dalam sebuah rumah tertinggi di jannah.”
(more…)

Posted in Artikel Islamwith No Comments →

Keutamaan Dzikir Dalam Perbuatan09.07.08

Sering kita dengar nasehat orang kepada anaknya atau muridnya: “Turutilah kata hatimu, di sanalah kebenaran berada.”

Sebenarnya apa maksud dan inti dari keabsahan kalimat itu sehingga tetap menjadi pepatah bagi yang menyakininya. Apabila kita Pembaca yang di rahmati Allah Swt.
Tentunya sudah tidak asing bagi kaum muslimin apa itu berdzikir (mengingat Allah Swt), namun dalam konteks yang berbeda dzikir mempunyai keutamaan yang dapat membuat diri seorang muslim menjadi muslim seutuhnya.
(more…)

Posted in Artikel Islamwith No Comments →

Kata Hati09.07.08

Sering kita dengar nasehat orang kepada anaknya atau muridnya: “Turutilah kata hatimu, di sanalah kebenaran berada.”

Sebenarnya apa maksud dan inti dari keabsahan kalimat itu sehingga tetap menjadi pepatah bagi yang menyakininya. Apabila kita melihat dari maksud kalimat tersebut dan kita hubungkan dengan kehendak dan tujuan orang yang ingin melakukan suatu tindakan, perlu kita pikirkan apa yang ada dalam benak si orang tersebut.
(more…)

Posted in Artikel Islamwith No Comments →

Tertawa, Menangis dan Pakaian09.07.08

Sebagian Ulama ahli tafsir berkata mengenai firman Allah Swt:

“Maka apakah kamu merasa heran dengan mendustakan terhadap pemberitaan ini yaitu Al-Qur’an.

Dan kamu mentertawakannya dengan meremehkan, padahal dia adalah dari Allah Swt. Dan kamu tidak menangis karena takut dan menjadi jera karena ancaman yang ada di dalamnya. Sedang kamu melengahkan(nya) lengah dan lupa dari apa yang ada dituntun dari kamu. (QS: An-Najm: 59-61)
(more…)

Posted in Artikel Islamwith No Comments →

Lupa Kepada Allah, Kefasikan dan Kemunafikan09.07.08

Datang seorang perempuan kepada Hasan Al-Bashri ra. berkatalah dia, “Sesungguhnya anak perempuanku yang masih sangat muda telah mati dan aku ingin untuk melihatnya di dalam tidur. Maka aku datang kepadamu agar kau ajarkan kepadaku apa yang dapat aku jadikan perantara untuk melihatnya.” Lalli Hasan Al-Bashri mengajarkannya kepada perempuan itu, dan dia pun dapat bermimpi melihat anaknya terikat.
(more…)

Posted in Artikel Islamwith No Comments →

Berbakti Kepada Orang Tua dan Hak-Hak Anak09.07.08

Tidak samar lagi, bahwa sesungguhnya apabila hak-hak kerabat dan kekeluargaan itu menjadi kukuh, maka yang lebih khusus dan lebih dekat di antara kekeluargaan itu adalah mengenai kelahiran (yang melahirkan dan dilahirkan), lalu berlipat gandalah kekukuhan haknya. Nabi Muhammad Saw. bersabda, “TIdak akan dapat membalas seorang anak kepada orang tuanya sehingga dia menemukannya dalam keadaan budak, lalu dibeli nya dan dimerdekakannya.” Nabi Muhammad Saw. juga bersabda, “Berbakti kepada kedua orangtua adalah lebih utama daripada shalat, sedekah, puasa, haji umrah, dan jihad di jalan Allah.” Nabi Muhammad Saw. bersabda, “Barangsiapa yang pada pagi harinya diridhai kedua orangtuanya, maka dia mempunyai dua buah pintu yang terbuka menuju ke surga, dan barangsiapa yang pada sore harinya diridhai kedua orangtuanya, maka dia juga akan mendapatkan hal yang sama.”
(more…)

Posted in Artikel Islamwith No Comments →

Keutamaan Istigfar09.07.08

Sesungguhnya Allah itu maha pengampun, disetiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya. Seperti diriwayatkan kisah Sahabat Nabi Imam Hasan Al Bashri. Ketika Imam Hasan Al Bashri Ra sedang duduk-duduk di dalam masjid bersama para sahabatnya. Tiba-tiba ada seorang yang datang menghampirinya dan berkata dengan nada mengeluh.
(more…)

Posted in Artikel Islamwith No Comments →

Lupa Kepada Allah, Kefasikan dan Kemunafikan03.20.08

Datang seorang perempuan kepada Hasan Al-Bashri ra. berkatalah dia, “Sesungguhnya anak perempuanku yang masih sangat muda telah mati dan aku ingin untuk melihatnya di dalam tidur.

Maka aku datang kepadamu agar kau ajarkan kepadaku apa yang dapat aku jadikan perantara untuk melihatnya.” Lalli Hasan Al-Bashri mengajarkannya kepada perempuan itu, dan dia pun dapat bermimpi melihat anaknya terikat. Diceritakanlah hal itu ke pada Hasan dan ia pun bersedih karenanya.
(more…)

Posted in Artikel Islamwith No Comments →

  • You Avatar
    ELEKTRONIK WARTA BERITA & BISNIS
  • Categories

  • Meta Wordpress