Pengemis

Posted in Uncategorized on Apr 10, 2008

Penulis tadi sempet ikut ke sidang rapat paripurna II dalam satu acara penyerahan ikhtisar yang diagendakan kantor tempat saya bekerja. Penulis merasa bawha suatu hal yang luar biasa dapat ikut serta dalam menyukseskan kerja tim. Di dalam hati penulis, bahwa acara ini akan mendapat antusias anggota dewan untuk mendengarkan secara seksama dengan hadirnya anggota dewan di ruang sidang paripurna II. Kenyataanya acara berjalan dengan lancar dan sukses.




Tapi dimata, pengamatan penulis sebagai orang awam, kenapa tempat duduk ruang sidang banyak yang kosong ? 40-50% anggota dewan tidak hadir. Acara mulainya pun telat. Pikiran penulis, mungkin memang perwakilan anggota dewan saja yang wajib hadir, mungkin kegiatan atau acara seperti ini tidak penting dan dapat dilihat hasil ikhtisar secara bukti laporan (tidak perlu mendengar pernyataan).

Lalu kenapa setelah acara berlangsung masih banyak anggota dewan yang hadir satu persatu ? Penulis berfikir ya sudahlah toh bukan tanggung jawab saya untuk menanyakan kepada dewan kenapa hadir terlambat ? atau kenapa, kenapa dan lain sebagainya. Toh bukan urusan penulis. :)

Hmm tapi penulis berharap, bahwa ketidak hadiran anggota dewan di ruang sidang paripurna II ini adalah sedang memikirkan nasib-nasib rakyat yang masih di bawah garis kemiskinan. Seperti yang penulis tulis dalam judul “Pengemis”.

Kenapa ? Jujur, hati kecil penulis menjerit saat melenggang jalan di perempatan, jembatan-jembatan penyebrangan, bahkan ada di dalam bus-bus angkutan umum, pengemis yang dengan berbagai cara untuk memungut recehan dari para dermawan.

Sekali ini hati pengemis semakin terpukul dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang telah mencekik anggaran belanja mereka untuk kehidupan sehari-hari. Akibatnya angka pengemis bertambah setiap harinya. Lalu apa langkah nyatanya kalau sidang penyerahan ikhtisar saja di anggap tidak penting hadir oleh anggota dewan. (salam)

catatan: Gambar di ambil dari http://watung.org

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply


  • You Avatar
    ELEKTRONIK WARTA BERITA & BISNIS
  • Categories

  • Meta Wordpress