Kisah Nyata Pacar Rekan Kerja [1]
Jul 4th, 2008 | By admin | Category: Lain-Lain, PengalamanNaluri menulis saya tidak mau diam, ketika melihat, merasakan, bahkan melakukan apa yang terjadi pada diri saya, ataupun orang lain. Terlebih mereka yang dekat dengan saya, untuk saya bagi kepada temen-temen pembaca elwara.
Kisah nyata ini terpaksa menjadi tulisan beharga bagi saya, karena mungkin tidak pernah saya alami, bahkan belum pernah saya temukan kasus sebelumnya.
Salah satu teman atau rekan kerja saya mempunya pacar, seorang wanita muslim yang cantik jelita keturuan warga China. Sebelum bertemu dengan temen kerja saya, ceritanya kedua orang tua kandung pacar teman ini telah lama berpisah (cerai), kondisi keretakan rumah tangga membuat pacar temen saya ini hampir tidak dapat menerima kenyataan pahit.
Pacar temen saya ini menghabiskan waktu-waktu kehampaannya dengan dugem, alkohol. Sampai-sampai tidak ada lagi harapan untuk menatap masa depan yang masih panjang.
Sedangkan papa mendapat hak asuh, sedangkan mama pulang ke kampung keluarga di Pontianak. Dalam waktu yang tidak lama dari perceraian, papa ternyata sudah ingin menikahi wanita yang merasa pas dengan hati papa, dia wanita keturunan Minang. Dan akhirnya menikah, sedangkan anak (pacar temen saya ini tidak peduli bahkan menolak keberadaan orang tua barunya).
Kasih sayang papa terhadap anak pun tidak lepas, tetap saja sebagai orang tua beliau berbicara dari hati ke hati untuk dapat menerima mama barunya.
Lama-lama si anak pun mulai dapat menerima, karena memang dia tahu kasih sayang papa terhadapnya begitu besar, dari kecil sampai besarpun peran papa tidak pernah lepas mendukung anak (pacar temen saya).
Singkat cerita, di kemudian hari walaupun dengan gemerlapnya hidup, berkecukupan apalagi papa mempunyai usaha butik, tapi tetap saja kebahagian memiliki seorang mama tidak bisa dirasakan. Bahkan kerap sekali terjadi adu mulut (bertengkar), sehari-harinya pun pekerjaan rumah seperti memasak, mencuci dan lain-lain yang harusnya menjadi bagian dari mama baru ini pun di kerjakan dengan terpaksa oleh anak karena sayang kepada papa.
Begitu mama baru mengandung anak, ada perselisihan yang tidak dapat dihindari sehingga spontan terjadi kekerasan. Alhasil mama baru terjadi pendarahan, berakibat tidak dapat mengandung sampai sekarang (belum di karuniai). Tapi tidak ada rasa menyesal bagi si anak, papapun sudah berat membela mama baru, sehingga kasih sayang ke anakpun mulai pudar.
Di saat-saat perasaan yang tidak dapat lagi menahan rasa kecewa kepada papa, dan tekanan mama baru. Pacar temen saya berniat lari dari rumah, dan sudah direncanakan dengan matang, bekerja sama dengan temen akrab rekan kerja saya yang kebetulan bekerja di perwakilan.
Dengan modal uang secukupnya, dan alasan keluar untuk jajan bakso menjadi modus melarikan diri dari rumah. Tanpa disadari oleh mama, dan tanpa menaruh curiga karena memang hobinya anaknya suka jajan bakso. Terjadilah hari itu pelarian yang sukses. Bye-Bye.. [Bersambung]




ditungu sambungannya kang ………….
ga sabar pengen bac lanjutanya…
@npscda
Ya udah langsung meluncur ajah ke sini..
http://elwara.net/kisah-nyata-pacar-rekan-kerja-2.html.