Alloh Maha Penyayang.. • 10.12.08
Hari berganti hari..
Wajah murung itu tidak terlihat lagi..
(more…)
Hari berganti hari..
Wajah murung itu tidak terlihat lagi..
(more…)
Karenamu, aku cinta kamu..
Terpaku diriku ada senyummu..
Semakin dalam tatap matamu..
Menilai diriku yang sungguh menggodamu..
Terpanggil hatiku ingin mendekatimu..
Sapa ramah dan caramu yang ikhlas menjawab tanyaku..
Muncul getar dalam kepingan hatiku..
Bahwa selalu ada yang menyapa dalam dirimu..
Karena semua itu hasrat cinta menghampiriku..
Saat waktu yang telah membawaku untuk tahu..
Betapa aku sangat ingin hadir dalam hidupmu..
Membawa jalan hidupku penuh rindu..
Bahwa kau adalah cintaku..
Bahwa kau adalah hidupku..
Bahwa kau adalah pelengkap bahagiaku..
Karenamu, aku cinta kamu (28-04-2008)
Mata Hatiku
Surut dan Takut tertutup mata hatiku..
Ketika posisi serba germelap sejengkal di hadapanku..
Apa ini tanda kegoyahan imanku.. ??
Apa ini tanda mulainya ujianku.. ??
Semua tertunduk pada kehendak-Nya..
Ketika hari-hari kerja menghampiriku..
Tlah banyak kejanggalan yang menghantuiku..
Apa ini tanda kebobrokan imanku..??
Apa ini tanda dimulainya jalan dakwahku..??
Semua kupasrahkan pada kekuatan-Nya
Hai mata hatiku ketika kupertanyakan..
Apakah engkau ya mata hatiku akan menuntun aku untuk berjalan kebenaran ??
Sekilat itu cahaya menembus mata hatiku iya.. pada jalan kebenaran.
Sedetik itu juga aku terpanah dan bersujud untuk memohon kekuatan.
Semua kuyakinkan pada Rahman Rahim-Nya
jakarta, 29-02-2008
Hadis, Nabi Muhammad Saw, bersabda.
“Sesungguhnya Alloh Swt. telah menciptakan malaikat dengan memiliki sebuah sayap di dunia timur dan sebuah sayap lagi di dunia barat, kepalanya di bawah arasy dan kedua kakinya di bawah bumi yang ke tujuh, juga mempunyai bulu sebanyak bilangan makhluk Alloh Swt. Lalu apabila ada seorang laki-laki atau perempuan dari umatku mengucap salawat kepadaku, maka Alloh Swt. memerintahkan kepada malaikat itu untuk menyelam ke dalam laut dari cahaya di bawah arasy. Dari dalam laut, kemudian ia keluar dan mengibaskan sayapnya. Maka meneteslah percikan air dari setiap bulunya dan Alloh Swt. menjadikan dari setiap percikan air itu ampunan bagi dirinya (orang yang membaca salawat) sampai hari kiamat”
Sudut Kota
apalah arti sebuah sudut kota,
tempat mangkal anak2 yang sekedar mencari suasana,
apalah arti sebuah sudut kota,
dimana tempat aku dan temen2 selalu bercanda,
kini sudut kota itu tlah berubah,
dimana berganti irama dan canda,
warung kopi sederhana yang biasa buat mangkal layak sebuah cafe mewah,
banyak pria baru kukenal melewati bahkan mampir untuk mencoba,
wah.. tak habis fikir sudut kota yang dulu ??
kalah hanya karena kepentingan dan nafsu..
fenomena wanita penjaja tlah bernegoisasi tanpa malu..
di mana2 sudah tak asing, dan ku heran tak ada yang mau usut dan bersatu.. (10-02-2008)
Jakarta oh Jakarta
maafkan aku bapak..
tidak bisa melayanimu dengan sempurna dan bijak..
hal ini tentu tidak kami inginkan menjadi rusak..
tapi apa daya fenomena alam yang menguak..
hikss————————–
kacian nih gue, ruas2 jalan ga bisa di tembus pake mobil inova.. apalagi pake mobil carry.. eh akhirnya terpaksa numpang truk demi melayani bapak..
tapi apa daya usaha tinggal usaha
tidak ada kekuatan yang bisa mengalahkan-Nya
walau kami terus berusaha
namun tidak berhasil juga..
jakarta oh jakarta..
sulit untuk mencerna..
setiap kali bajir tiba..
selalu saja ada musibah..
jakarta oh jakarta..
bagaimana nasib anak cucuk kami kelak jakarta..
kepada siapa kami harus minta..
apalagi pemimpin bangsa..
di saat waktu yang bersamaan acara ramah tamah, gue dan temen akhirnya pulang dengan tangan kosong, jam 11 malem. Lelah, laper.. hehe.. tapi tetap semangat walau menggerutu sana sini. Astagfirullah..
ya sudahlah… apa mau di kata
semua sudah sempurna..
Alloh Maha Kuasa..
lagi hati terntunduk mempertanyakan taqwa..
setelah lelah menggerutu, akhirnya masuk kamar tidur dech,, tarik selimut pasang tv sambil nonton.. Hiksss.. Astagfirullah. (02-02-2008) Saat Kejadian Banjir
Pengganti Singgasana
duh pa yach yang cocok judulnya.. ?
broken home aku benci itu menimpa hidupku..
hilangkan rasa saling peduli diantara kami..
hanya bisu dan tatap yang saling ingin menerkam..
yang bisa membunuh harmonis dan kasih sayang..
ku jadikan dia pengganti singgasana..
yang bisa melepasku dari rasa marah..
yang bisa memberikan kedamaian dan ketenangan..
walau ini pahit ku lakukan, namun inilah dunia hitamku..
pengganti singgasana adalah tidurku..
pengganti singgasana adalah duniahitamku..
perlukah aku kembali menatap penuh malu..
walau semua ini tlah terjadi dan berlalu semu..
——————————————————–
wekss.. ga tega nih nulis puisi.
gue cuma ingetin kisah lampau temen gue
gara-gara broken home, hidupnya jadi ga ada asa dan cita..
ga ada kasih sayang dalam dirinya, untuk dirinya apalagi oranglain..
gue merasa gimana gitu.. untunglah temen2 sangat peduli dan kepedulian temen itu ternyata bisa sedikit demi sedikit mengembalikan keyakinannya dan kasih sayangnya, dengan tidak merusak dirinya sendiri pada khususnya..
ok pren jadilah berjiwa besar. hadapi masalah hidup ini dengan lapang dada dan yakinlah tidak ada masalah yang tidak ada solusinya.
peace (31-01-2008)
Bakar Kesombonganmu
bakar…bakar…bakar kesombonganmu
hanya Dia yang Maha Sombong
bakar…bakar…bakar kemunafikanmu
hanya Dia yang Maha Tau
resah dan hina jika sombong
malu dan menghancurkan jika munafik
bila sadarmu tlah kuat, munafik buang
bila rendah hatimu tlah hadir, sombong buang
——————————————————–
puisiku hadir ingatkan diriku
tuk dapatkan jalan lurus-Nya
hanya takut kan kesombongan dan kemunafikan
menghinggapi hatiku..
semoga bermanfaat.. (31-01-2008)
Kau dan Dirinya
tak seharusnya ku kenang
dia dan dirimu yang sampai hati
merobek lukisan ketulusan
sehingga membekas kesalah paham
maafkan diriku yang harus mengatakan jujur
ku cemburu dirinya jadikanmu selimutnya
kepedihan tak dapat kututupi hanya karena kebodohan
jiwaku luka dan masih tak terobati..
kuingin kau tau, aku tak bisa sanggup hapus bayang
yang sewaktu-waktu membuat inspirasiku dalam puisi
mungkin dia di dirimu yang membahagiakan
sehingga mengukir di hati dan tenggelam
——————————————————————
cintaku yang pertama sulit hilang dalam bayangku..
cintaku yang pertama kadang menjadi inspirasi puisiku..
cintaku yang pertama bisa juga membuat hilang selera hidupku..
cintaku yang pertama tolonglah datangkan cinta yang kedua untukku.. (31-01-2008)
Puisi Pecinta Puisi
jika engkau merenung tak pasti
akankah kau melangkah tak tentu arah
berontak memecah sepi
menuangkan segala rasa yang resah
cukup lama hati menanti
hanya puisi yang selalu menemani
bagai deru dan gelombang pasang
membangkitkan semangat dan jiwa yang kosong
tataplah mata dan dengarkan kata hati
puisi mengalir begitu penuh arti
tak bisa ku ungkap dan ku bendung
semua adalah kiasan saat ku merenung
___________________________________________
puisi gue adalah jalan hidup gue, jadi maafin kalau ada yang ga ngerti.. hehe
bravo deh puisi (30-01-2008)
tak seharusnya ku kenang
dia dan dirimu yang sampai hati
merobek lukisan ketulusan
sehingga membekas kesalah paham
maafkan diriku yang harus mengatakan jujur
ku cemburu dirinya jadikanmu selimutnya
kepedihan tak dapat kututupi hanya karena kebodohan
jiwaku luka dan masih tak terobati..
kuingin kau tau, aku tak bisa sanggup hapus bayang
yang sewaktu-waktu membuat inspirasiku dalam puisi
mungkin dia di dirimu yang membahagiakan
sehingga mengukir di hati dan tenggelam
Dan juga bisa untuk adik-adikku semua
Baik dari Ayah dan Ibuku
Juga dari Om dan Tanteku
Ingatlah…
Kalian telah terlahir ke dunia atas kehendak Ilahi
Dititipkan kepada dua orang tua
Yang telah melahirkan dan menafkahkan kalian
Dua orang tua yang sangat mencintai kalian
Rela berkorban apa saja untuk menyenangi kalian
Di kala suka dan duka
Di kala sempit dan senggang
Dimana pengorbanan keduanya tidak akan terbalas
Dengan kasih sayang seorang anak
Dengan harta seorang anak
Maupun dengan nyawa seorang anak
Irham dan Afif…
Bahagiakan orang tuamu…
Kasihi orang tuamu…
Sebagaimana mereka telah melakukannya
Do’akan selalu Abi…
Do’akan selalu Ummi…
Pelihara mereka dengan perkataan dan perlakuan baik
Dikala mereka sudah tua nanti
Jangan mendurhakai orang tuamu…
Jangan menghardik orang tuamu…
Jangan meninggalkan orang tuamu…
Jangan lupakan oarang tuamu…
Ingatlah adikku…
Akan nasehat kakakmu ini…
Karena nasehatku ini…
Adalah warisan Rasulullah untuk kita semua…
“Hati adalah sumber keberanian, semangat dan komitmen.
Ia sumber energi yang menuntun kita, untuk memimpin dan malayani.” 165
Luka Hati Seorang Gadis Kecil (Peri Kecil)
Akankah ku panggil dia peri kecil
kekuatan cinta dan kesabaran yang memanggil
Tuk berkata dia si peri kecil
Memohon dan bertahan tetap tinggal
tinggal menanti..
tinggal menyendiri..
tidak tuk tersakiti lagi..
yang dapat membuat luka hati..
Sampai waktu memanggil
Bidadari peri pun terpanggil
Untuk hadiahkan cinta suci pada peri kecil
Tersenyumlah bahwa Tuhan itu Maha ADIL
Catatan: Puisi ini mau di request untuk seseorang..
yang sudah terluka hatinya,
tapi punya kekuatan cinta dan kesabaran..
semoga dengan memohon dan tetap tinggal
(menanti di sini kepasrahan, menyendiri (mengevaluasi), agar tidak tersakiti lagi.
Sampai akhirnya Bidadari datang terpanggil, untuk memberikan hadiah (Pahala) cinta suci kembali dan membisikan bahwa Tuhan itu Maha ADIL.
