Adab dan Tata Tertib Do’a

Posted in Artikel Islam on Mar 31, 2008

Do’a merupakan sebuah pengharapan yang dikehendaki hasilnya walaupun belum tentu terjadi. Dengan do’a dapat membuat semangat hidup terus berjalan seiring dengan prosesnya. Tetapi terkadang kita tidak memperhatikan adab dan tata tertib tatkala mau berdo’a. Loh, kenapa harus memakai adab dan tata tertib segala?




Do’a ibarat seseorang yang sedang menginginkan sesuatu dari empu yang mampu mengabulkan sebuah permintaan. Sang empu tentunya tidak begitu saja langsung mengabulkan permintaannya itu. Pastilah empu tersebut akan meminta berbagai syarat yang harus dilaksanakan oleh si peminta.

Sekarang kita tahu bahwa hanya kepada Tuhan-lah segala do’a harus diharapkan. Tentunya, bila do’a kita ingin terkabul maka kita pun harus mengetahui syarat-syarat yang menjadi protokolernya. Walaupun syaratnya bukanlah syarat mutlak karena memanjatkan do’a kepada Tuhan bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, tetapi, alangkah baiknya bila kita ingin meminta sesuatu kepada Tuhan, kita harus mengetahui adab dan tata caranya. Apa itu?

- Berusaha mencari rezeki yang halal.
- Makan dan minum dari bahan yang halal.
- Hindari perbuatan dosa dan perbanyak silaturahim.
- Sebelum berdo’a, puji dan besarkan nama Tuhan lalu bersalawatlah kepada Nabi Muhammad SAW.
- Hendaknya berdo’a dengan suara yang lembut lagi santun.
- Selain diri sendiri, do’akanlah juga orang lain untuk kebaikannya, bukan untuk kejelekannya.
- Yakinlah bahwa do’a kita akan terkabul dan jangan bosan bila belum dikabulkan.
- Iringi permohonan do’a kita dengan usaha yang sungguh-sungguh.

Kalau adab dan tata cara berdo’a, minimal seperti di atas tadi, dilaksanakan, InsyaAllah segala sesuatu yang menjadi do’a kita akan terkabul walaupun entah kapan waktunya. Tetapi yang pasti, Tuhan akan mengabulkan segala do’a karena kekuasaan-Nya dan kekayaan-Nya tidak terbatas.

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply


  • You Avatar
    ELEKTRONIK WARTA BERITA & BISNIS
  • Categories

  • Meta Wordpress